Minggu, 25 Januari 2009

tips menghilangkan grogi

Perasaan "nervous" atau grogi di saat memulai presentasi adalah hal yang hampir pasti dialami oleh semua orang. Bahkan seseorang yang telah berpengalaman berbicara di depan umum pun tidak terlepas dari perasaan grogi atau "demam panggung" ini. Ada pakar yang mengatakan bahwa perasaan grogi ini muncul karena melemahnya rasa percaya diri pada seseorang. Namun, seorang yang sangat berkuasa pun, misal presiden direktur yang berbicara pada bawahannya, masih juga terjangkit grogi. Ada juga anjuran agar anda mempersiapkan diri sebaik-baiknya sebelum menyajikan presentasi, namun toh perasaan grogi itu tetap muncul. Ini berarti grogi atau nervous bukanlah hal yang bisa dihindari begitu saja. Malahan bila perlu ditangani agar memberi nilai tambah dalam presentasi anda. Baiklah, anda kini sedang menunggu giliran untuk menyampaikan presentasi. Anda telah mempersiapkan segalanya. Namun, anda tetap saja grogi, nervous, gugup dan lain sebagainya. Berikut adalah tips untuk menangani rasa grogi itu.

1. Pahami bahwa perasaan grogi adalah energi positif Apa yang anda rasakan saat grogi? Dada berdebar-debar, keringat dingin mengucur, bibir bergetar, dan darah seolah mengalir lebih cepat. Pahami bahwa semua itu adalah sebuah dorongan energi yang meluap dari dalam diri anda. Tidak ada yang salah pada energi itu. Ia perlu disalurkan secara positif. Ia semestinya menjadi bahan bakar yang mendorong presentasi anda lebih baik. Anda bisa menggunakan energi itu untuk memantapkan penampilan anda.

2. Bersikaplah nothing to loose. Keinginan kita untuk bersikap sebaik-baiknya mendorong munculnya perasaan grogi. Secara negatif, pikiran kita biasanya terbebani oleh ketakutan untuk membuat kesalahan, kekhawatiran akan gagal, kecemasan bila melakukan kekonyolan, dan berbagai bayangan-bayangan negatif lainnya. Sebelum anda bisa menggunakan energi grogi itu secara positif, maka terlebih dahulu anda harus menetralisir emosi-emosi negatif tersebut. Bersikaplah "nothing to loose"; tak sesuatu yang patut kita takutkan. Bila toh kita gagal, maka tidak sesuatu yang harus menjadikan kita begitu kehilangan.

3. Tenangkan diri anda. Sementara anda menunggu giliran, atur nafas anda. Tarik nafas dalam-dalam, keluarkan lambat-lambat. Keluarkan energi yang meletup-letup dalam dada anda melalui hembusan nafas yang teratur. Tenangkan pikiran dan emosi anda. Bila perlu pejamkan mata. Kumpulkan energi itu sebaik-baiknya. Jangan biarkan mengganggu ketenangan jiwa anda.

4. Kerahkan energi anda. Kerahkan energi anda. Lepaskan energi itu dari "kekangannya". Bila para audiens memberi appalus pada pembicara sebelum anda, maka kerahkan energi anda dengan memberikan applaus yang tak kalah meriah. Berdirilah dengan sigap. Berjalanlah dengan tegap dan mantap. Bila perlu hembuskan nafas lepas sambil berteriak kecil, "yes". Atau turut bertepuk tangan menyambut applaus dari audiens. Lakukan apa-apanya dengan sikap tegas. Biarkan energi itu mengalir dalam gerakan anda.

5. Berbicaralah dengan keras dan lantang. Bila anda berbicara lambat, maka bibir anda akan semakin gemetar, suara anda pun bergetar. Salurkan rasa grogi anda melalui suara anda yang keras dan lantang. Suara keras anda bukan hanya dapat mengatasi kecemasan, namun juga sarana menyalurkan energi tersebut. Ada baiknya anda menghafal teks pertama anda namun tetap bersikap wajar.

6. Diam. Anda dapat menyalurkan ketegangan dalam diri anda pada para audiens, yaitu dengan memulai presentasi anda dengan diam beberapa detik. Biarkan ketegangan anda terserap dan jadi ketegangan audiens. Bila anda merasa ketegangan di audiens sudah cukup meninggi, mulailah presentasi anda dengan sebuah pembukaan yang kuat, tajam dan lantang.

7. Lontarkan humor yang wajar. Lenturkan kegugupan anda dengan sebuah humor yang wajar. Anda memang perlumerencanakannya dengan baik, namun jangan sampai kehilangan spontanitas.Dan, humor terbaik yang tidak akan melukai perasaan siapa pun adalah humor tentang diri anda.

13 komentar:

  1. tipsnya sangat bagus banget. ini saya baca karena besok saya mau jd pembina upacara. Takut banget. dari dulu saya alergi banget sama yang namanya tampil didepan forum, eh ini malah kena giliran pembina upacara. takut banget rasanya...., yach semoga setelah baca tips ini besok saya jd lebih baik...doain yach....terimaksih.

    BalasHapus
  2. terima kasih banyak mas... ini juga bisa saya jadikan bekal untuk saya dalam menghadapi tes wawancara yang 3 hari lagi akan saya ikuti....

    BalasHapus
  3. maz ada tipz yg lebh baru lg g? krna tipz diatas dah kulakukan tg hasilnya nihil,pease ksh postingan lgi ya?mksh ditunggu lo

    BalasHapus
  4. Wah hruz di coba nie...Thanks ye...Tipsnya...

    BalasHapus
  5. tambahan tips
    anggap aja orang2 yg di depan itu kemampuannya di bawah kita, walo hadapin penguji sekalipun.
    intinya cuma 1 se, PD doank

    BalasHapus
  6. trima kasih buat tipsnya ya,aku akan coba besok pagi,mohon doanya ya,Tuhan Yesus memberkati.

    BalasHapus
  7. kebetulan minggu dpan aku presentasi.
    Thanx atas tipsnya. . . .

    BalasHapus
  8. thanks infonya y...
    kebetulan saya orang yg sllu grogi berbicara depan umum... hehhehe...

    BalasHapus
  9. Tipsnya oke banget gan, meskipun aku sering diwawancara ketika manaruh lamaran kerja selalu aja grogi..Ada Lowongan KeRjA kerja lagi, jadi info ini pas banget buat pembelajaranku..

    BalasHapus
  10. mas biasanya klau dah grogi,mulut tuh terasa sulit buat ngomong,bisa d bilang kayak orang gagap,hla klau begitu gmn mas solusinya,mohon jawabannya...???

    BalasHapus
  11. terimakasih ! mulai sekarang saya akan menerapkan hidup anti grogi !!! maklum saya orangnya memang suga grogi'an !! :)

    BalasHapus
  12. saya coba share menghilangkan grogi di www.womenmagnet.com / www.youtube.com/user/womenmagnetdotcom

    BalasHapus